Krisis Keuangan, Ditolak dan Bangun Kembali (1980–1990)
Pembangunan kembali lagi multi-juta pound dari Molineux Street Stand di tahun 1979 bisa menjadi katalis untuk keruntuhan keuangan club semasa dasawarsa selanjutnya. Turunnya kedatangan laga diawalnya 1980-an, minimal beberapa sebab krisis di ke-2 ekonomi nasional serta lokal, serta mengakibatkan kesusahan dalam bayar utang yang diambil untuk mendanai John Ireland Stand baru, pimpin club ke kurator serta kemunduran di tahun 1982. Club itu "diselamatkan" dari likuidasi di menit paling akhir saat dibeli oleh konsorsium yang dimotori oleh bekas pemain Derek Dougan.
Awalannya pengambilalihan ini, diongkosi oleh dua saudara Saudi, Mahmud serta Mohammad Bhatti dari perusahaan Allied Properties, [24] bawa promo selekasnya kembali pada Seksi Pertama di bawah manager Graham Hawkins, tapi ketidakberhasilan Bhattis untuk berinvestasi cukup di club selekasnya lihat beberapa hal tersingkap waktu team alami tiga kemunduran beruntun lewat seksi sepak bola di bawah manager yang lain, dan intimidasi club yang hampir stabil terus-terusan.
Di tahun 1986, dengan club lagi dalam penerima, persetujuan lihat Wolverhampton City Council beli stadion serta tanah sekelilingnya, sesaat pengembang lokal melunasi utang club untuk imbalan atas izin rencana untuk meningkatkan tanah yang bersisihan dengan stadion. [28] Musim 1986-87 melihat kampanye pertama Wolves di Seksi Ke-4, dimana, dengan tuntunan manager baru Graham Turner serta gol Steve Bull, yang selanjutnya akan cetak rekor club 306 gol, [29] team capai final play-off pertama tapi tidak diterima promo oleh Aldershot. Membuat itu, team capai kejuaraan Seksi Ke-4 serta Ke-3 dalam dua musim selanjutnya serta memenangi Final Piala Liga Sepakbola 1988 di Wembley.